قُلْ لَوْ كَانَ الْبَحْرُ مِدَادًا لِكَلِمَاتِ رَبِّي لَنَفِدَ الْبَحْرُ قَبْلَ أَنْ تَنْفَدَ كَلِمَاتُ رَبِّي وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِ مَدَدًا

Selasa, 11 April 2017

KH. Ahmad Hasyim Muzadi



Dunia internasional yang kerap diwarnai aksi ekstremisme membutuhkan progresvitas pemikiran dan praksis gerakan yang dapat menumbuhkan Islam sebagai agama Rahmat dan perdamaian di atas semua golongan.

Langkah strategis ini dilakukan oleh KH Ahmad Hasyim Muzadi ketika mendirikan lembaga bernama International Conference of Islamic Scholars (ICIS) saat dirinya menjabat sebagai Ketua Umum PBNU dalam rentang periode 1999-2009. Lembaga ini menjadi corong dan wadah bukan hanya bagi para ulama, tetapi juga para akademisi dan cendekiawan untuk bersama-sama mewujudkan perdamaian dunia.

ICIS juga menjadi wadah bagi generasi muda dalam melakukan rembug bersama untuk menyikapi berbagai persoalan bangsa dengan melakukan sejumlah kajian strategis. Komitmen kebangsaan yang mengglobal ini tidak lahir dari langkah instan KH Hasyim Muzadi, melainkan melalui proses panjang ketika dirinya aktif berorganisasi di berbagai jenjang.

Ahmad Hasyim Muzadi lahir di Bangilan, Tuban, Jawa Timur pada 8 Agustus 1944 silam dari pasangan KH Muzadi dan Nyai Hj Rumyati. Ia mempunyai istri bernama Hj Mutamimah yang dari rahimnya lahir 6 orang anak yang terdiri dari 3 putra dan 3 putri. 

Hasyim Muzadi mengawali pendidikannya di Madrasah Diniyah Tuban pada 1950-1953. Ia kemudian meneruskan ke jenjang pendidikan dasar di SD Tuban tahun 1954-1955 dan berlanjut di SMPN 1 Tuban pada 1955-1956.

Ayat Suci di Balik Tongkat Mbah Cholil Bangkalan



Di berbagai literatur yang menjelaskan tentang sejarah pendirian Nahdlatul Ulama (NU), KH Cholil Bangkalan Madura (1820-1923) mempunyai peran strategis. Peran tersebut terjadi ketika KH Muhammad Hasyim Asy’ari (1875-1947) hendak meminta petunjuk kepada Mbah Cholil terkait gagasan para kiai pesantren untuk mendirikan sebuah organisasi ulama.

Kala itu, KH Abdul Wahab Chasbullah (1888-1971) sekitar tahun 1924 menggagas pendirian Jam’iyyah NU yang langsung disampaikan kepada Mbah Hasyim Asy’ari untuk meminta persetujuan. Namun, Mbah Hasyim tidak lantas menyetujui terlebih dahulu sebelum ia melakukan sholat istikharah untuk meminta petunjuk kepada Allah SWT.

Sikap bijaksana dan kehati-hatian Mbah Hasyim dalam menyambut permintaan Mbah Wahab juga dilandasi oleh berbagai hal, di antaranya posisi Mbah Hasyim saat itu lebih dikenal sebagai Bapak Umat Islam Indonesia (Jawa). Mbah Hasyim juga menjadi tempat meminta nasihat bagi para tokoh pergerakan nasional. Sehingga ide untuk mendirikan sebuah organisasi harus dikaji secara mendalam.

Hasil dari istikharah Mbah Hasyim dikisahkan oleh KH Raden As’ad Syamsul Arifin (1897-1990), Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Asembagus, Situbondo. Mbah As’ad mengungkapkan, petunjuk hasil dari istikharah Mbah Hasyim justru tidak jatuh ditangannya untuk mengambil keputusan, melainkan diterima oleh KH Cholil Bangkalan, yang juga guru Mbah Hasyim dan Mbah Wahab.

Dari petunjuk tersebut, Mbah As’ad yang ketika itu menjadi santri Mbah Cholil berperan sebagai mediator antara Mbah Cholil dan Mbah Hasyim. Ada dua petunjuk yang harus dilaksanakan oleh Mbah As’ad sebagai penghubung atau wasilah untuk menyampaikan amanah Mbah Cholil kepada Mbah Hasyim. (Choirul Anam, 2010: 72) 

Hal ini merupakan bentuk komitmen dan ta’dzim santri kepada gurunya apalagi terkait persoalan-persoalan penting dan strategis. Ditambah tidak mudahnya bolak-balik dari Bangkalan ke Tebuireng di tengah situasi penjajahan saat itu.

Double Cabin Indonesia Chapter Jogjakarta

Mobil Double Cabin merupakan salah satu jenis mobil yang paling banyak dicari oleh para pecinta off-road. Selain memang desainnya yang gagah, double cabin ini juga merupakan jenis mobil yang memiliki tenaga kuat. Sehingga mampu untuk menembus medan-medan yang berat. Selain mobil double cabin, beberapa jenis mobil yang digunakan untuk kegiatan off-road adalah mobil SUV dan Mobil Jeep.

Pada hari Sabtu dan Minggu (8-9 April 2017) Komunitas Double Cabin Indonesia Jogjakarta Chaptermengadakan acara bertema “NO ROAD NO ROOF #2” di Bumi Perkemahan NgebrakPedukuhan Kedungwanglu, Banyusoca, Playen, Gunungkidul.Acara berlangsung dengan meriah, terbukti dengan banyaknya jumlah peserta yang mengikuti acara tersebut. Sekitar 100 peserta mengikuti event tersebut.

 


Beberapa peserta merasa puas dengan acara yang digelar di Bumi Perkemahan Ngebrak tersebut. Alasan peserta cukup sederhana, dikarenakan alam (sirkuit) yang benar-benar memacu adrenalin. Alam yang benar-benar indah. 

Perlu diketahui, Bumi Perkemahan Ngebrak dikelilingi perbukitan yang variatif tingkat keterjalannya. Disebelah barat dialiri sungai yang sangat indah. Terlebih saat tidak banjir. Airnya sangat jernih dan bersih.

Menurut Ahsan Nasir (Uthun) salah satu warga Pedukuhan Kedungwanglu, kegiatan ini cukup memberikan hiburan untuk anak-anak dan remaja  di Pedukuhan Kedungwanglu. Anak-anak sangat terhibur dengan kegiatan adventureyang dilaksanakan komunitas Double Cabin Indonesia Chapter Jogjakarta tersebut.

Harapan dari warga Pedukuhan Kedungwanglu, semoga tahun-tahun depan diadakan kegiatan serupa yang lebih meriah serta memperhatikan kepentingan pengguna jalan lain. Saat event tersebut dilaksanakan, jalan disebelah Bumi Perkemahan Ngebrak sedikit tersendat dan menimbulkan kemacetan. Dikarenakan beberapa mobil para crew yang di parkir di sebagian badan jalan menghambat pengguna jalan yang lain.
(thibyani)

Kamis, 17 Juli 2014

DOWNLOAD BUKU PELAJARAN SD KURIKULUM 2013

Perubahan kurikulum dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) menjadi Kurikulum 2013 menyebabkan pula perubahan buku pelajaran yang digunakan. Kurikulum 2013 yang memakai metode tematik integratif untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) akan diterapkan pada kelas I dan IV terlebih dahulu. Buku pelajaran Kurikulum 2013 juga berbentuk Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang bisa didownload gratis.

Buku pelajaran disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan diberikan secara gratis bagi sekolah yang menerapkan Kurikulum 2013 mulai 15 Juli mendatang. Sekolah-sekolah ini ditunjuk langsung oleh Kemdikbud. Bagi sekolah yang tidak ditunjuk pun dapat mengajukan diri untuk menerapkan Kurikulum 2013, tetapi untuk buku pelajaran disediakan sendiri oleh sekolah.

Buku pelajaran SD Kurikulum 2013 disusun oleh tim yang dibentuk oleh Kemdikbud. Untuk buku pelajaran SD Kurikulum 2013 terdiri dari dua jenis, yaitu buku untuk siswa dan buku pegangan guru. Buku pelajaran tidak lagi dipisahkan berdasarkan mata pelajaran melainkan melainkan dipisah berdasarkan tema. Berikut buku-buku pelajaran untuk kelas I dan IV SD Kurikulum 2013 yang bisa didownload secara gratis. 

Download Buku Kurikulum 2013 Untuk Kelas 1 SD


·     Buku Siswa Kelas 1: PAI dan Budi Pekerti | DOWNLOAD
·     Buku Pegangan Guru Kelas 1: PAI dan Budi Pekerti | DOWNLOAD
·     Buku Siswa Kelas 1: Tema 1 Diriku | DOWNLOAD
·     Buku Pegangan Guru Kelas 1: Tema 1 Diriku | DOWNLOAD
·     Buku Siswa Kelas 1: Tema 2 Kegemaranku | DOWNLOAD
·     Buku Pegangan Guru Kelas 1: Tema 2 Kegemaranku | DOWNLOAD
·     Buku Siswa Kelas 1: Tema 3 Kegiatanku | DOWNLOAD
·     Buku Pegangan Guru Kelas 1: Tema 3 Kegiatanku | DOWNLOAD
·     Buku Siswa Kelas 1: Tema 4 Keluargaku | DOWNLOAD
·     Buku Pegangan Guru Kelas 1: Tema 4 Keluargaku | DOWNLOAD


Download Buku Kurikulum 2013 Untuk Kelas IV SD

·     Buku Siswa Kelas IV: PAI dan Budi Pekerti | DOWNLOAD
·     Buku Pegangan Guru Kelas IV: PAI dan Budi Pekerti | DOWNLOAD
·     Buku Siswa Kelas IV: Tema 1 Indahnya Kebersamaan | DOWNLOAD
·     Buku Pegangan Guru Kelas IV: Tema 1 Indahnya Kebersamaan | DOWNLOAD
·     Buku Siswa Kelas IV: Tema 2 Selalu Berhemat Energi | DOWNLOAD
·     Buku Siswa Kelas IV: Tema 3 Peduli Terhadap Makhluk Hidup | DOWNLOAD
·     Buku Pegangan Guru Kelas IV: Tema 3 Peduli Terhadap Makhluk Hidup | DOWNLOAD
·     Buku Siswa Kelas IV: Tema 4 Berbagai Pekerjaan | DOWNLOAD
·     Buku Pegangan Guru Kelas IV: Tema 4 Berbagai Pekerjaan | DOWNLOAD

Buku-buku pelajaran BSE Kurikulum 2013 di atas bisa juga didownload gratis di situs bse.kemdikbud.go.id. Rencananya 
buku pelajaran SD di Kurikulum 2013 akan berlaku sekali pakai. Untuk tahun berikutnya, pemerintah akan mencetak buku baru. Setiap tahun akan dicetak buku pelajaran baru untuk SD.


Sumber: 
http://www.sekolahdasar.net/2013/07/download-buku-pelajaran-sd-kurikulum-2013.html#ixzz37h85ZMYV

Senin, 16 Juni 2014

TEKS PIDATO : RIDHO ALLAH DI BAWAH RIDHO ORANG TUA


RIDHO ALLAH  DI BAWAH RIDHO ORANG TUA

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُاللهِ وَبَرَكَاتُهُ.
الْحَمْدَ لِلّهِ رَبِّ الْعلَمِيْنَ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى اَشْرَفِ اْلَانْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ اَمَّا بَعْدُ
Dewan Juri yang saya muliakan, hadirin sekalian yang saya hormati, serta teman-teman yang berbahagia.
Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamiin. Tidak ada yang lebih baik kita ucapkan dalam kesempatan ini kecuali ucapan syukur atas limpahan nikmat berupa kesehatan dan kesempatan kepada kita semua, sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul disini dalam acara Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) Tahun 2014.
Perkenalkanlah saya, nama saya Meylicha dari MI YAPPI Ringintumpang Semoyo Patuk Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Beberapa hari yang lalu saya terpilih mewakili lomba pidato Bahasa Indonesia dari madrasah saya. Dan kali ini saya akan menyampaikan pidato dengan judul “Ridho Allah di bawah ridho orang tua”.

Teman-teman peserta lomba pidato yang saya cintai,
Kenanglah wajah ibu kita yang kian menua, padahal kita dulu 9 bulan diperutnya, merasakan mual, muntah, berjalan terasa berat, dan berbaring pun terasa sulit, tapi orang tua kita tetap ridho.
Kenanglah ayah kita yang membanting tulang mencari nafkah agar kita tumbuh menjadi janin yang sehat.
Ketika ibu melahirkan kita, bersimbah darah dan air mata. Ingatlah, ibu kita meregang nyawa antara hidup dan mati, itulah saat kelahiran kita, tapi ibu tetap bahagia. Ditatapnya diri kita dan didekapnya, padahal hampir-hampir saja nyawanya sirna. Dua tahun kita disusui. Malam kita kotori dan kencingi pakaiannya. Tetapi ibu tetap sabar, sampai tiada rela seekor nyamukpun menggigit kita.

Teman-teman yang saya sayangi,
Jalan yang haq dalam menggapai Ridho Allah melalui orang tua adalah birrul walidain. Birrul walidain (berbakti kepada orang tua) merupakan salah satu masalah penting dalam Islam. Di dalam Al-Quran, setelah memerintahkan manusia untuk bertauhid, Allah  memerintahkan untuk berbakti kepada orang tua.
Dalam surat Luqman ayat 14 Allah berfirman :
وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ


Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu”.

Hadirin yang saya hormati,
Ridho Allah  tergantung kepada ridho orang tua, sesuai sabda Rasululloh :

رِضَا اَللَّهُ فِي رِضَا الْوَالِدَيْنِ, وَسُخْطُ اَللَّهِ فِي سُخْطِ الْوَالِدَيْنِ
"Ridho Allah  tergantung kepada keridhoan orang tua dan murka Allah  tergantung kepada kemurkaan orang tua" (HR. Tirmidzi).
Itu artinya, jika orang tua kita murka atau marah lantaran kita, maka bisa dipastikan Allah pun murka pada kita. Sebagai contoh, dalam sebuah cerita rakyat dari daerah Sumatera Barat, kisah Malin Kundang yang melegenda. Malin Kundang malu mengakui orang tuanya. Ia merasa malu dengan keberadaan ibunya, ketika status sosialnya meningkat. Yang pada akhirnya, dikutuklah si Malin Kundang menjadi sebuah batu. Tidak diragukan lagi, sikap semacam itu adalah sikap yang sangat tercela, bahkan termasuk kedurhakaan yang keji dan nista.
Hadirin yang berbahagia,
Banyak contoh yang dapat kita ambil pelajaran, bahwa kesuksesan seseorang dipengaruhi oleh ridho orang tua. Kewajiban kita adalah bergaul dengan kedua orang tua kita secara baik, berkata kepada keduanya dengan perkataan yang lemah lembut, dan mendoakan kedua orang tua, sebagaimana doa yang lazim diucapkan :
رَبِّ اغْفِرْلِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيْرًا
"Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orangtuaku, dan kasihanilah mereka sebagaimana mereka berdua telah merawatku di waktu kecil".
Hadirin yang dirahmati Allah,
Salah satu cara kita sebagai anak dalam mempraktikan ajaran – ajaran yang ternukil di Al- Quran dan hadits Nabi adalah dengan cara berbakti kepada orang tua. Karena untuk mendapatkan ridho Allah kita harus bisa mendapatkan ridho dari kedua orang tua. Orang tua sudah berkorban banyak untuk membesarkan anaknya . ini harus di balas oleh anaknya dengan cara berbakti kepada orang tua, baik mereka yang masih hidup atupun mereka sudah meninggal dunia.

Hadirin yang berbahagia,
Kesimpulannya adalah, berbakti kepada kedua orang tua adalah kewajiban. Keridhoan Allah tergantung pada keridhoan kedua orang tua.
Singkat kata, berdasarkan kenyataan yang sering terjadi di sekitar kita, dapat kita jadikan bahan perenungan. Semoga kita bisa menjadi pribadi selalu berbakti kepada kedua orang tua.
Burung Irian burung cenderawasih, cukup sekian dan terimakasih.
Billahit taufik wal hidayah

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُاللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Kamis, 08 Mei 2014

ALLAH MENAMBAHKAN NIKMATNYA KEPADA ORANG-ORANG YANG BERSYUKUR

Setiap orang sangat memerlukan Allah dalam setiap gerak kehidupannya. Dari udara untuk bernafas hingga makanan yang ia makan, dari kemampuannya untuk menggunakan tangannya hingga kemampuan berbicara, dari perasaan aman hingga perasaan bahagia, seseorang benar-benar sangat memerlukan apa yang telah diciptakan oleh Allah dan apa yang dikaruniakan kepadanya. Akan tetapi kebanyakan orang tidak menyadari kelemahan mereka dan tidak menyadari bahwa mereka sangat memerlukan Allah. Mereka menganggap bahwa segala sesuatunya terjadi dengan sendirinya atau mereka menganggap bahwa segala sesuatu yang mereka peroleh adalah karena hasil jerih payah mereka sendiri. Anggapan ini merupakan kesalahan yang sangat fatal dan benar-benar tidak mensyukuri nikmat Allah. Anehnya, orang-orang yang telah menyatakan rasa terima kasihnya kepada seseorang karena telah memberi sesuatu yang remeh kepadanya, mereka menghabiskan hidupnya dengan mengabaikan nikmat Allah yang tidak terhitung banyaknya di sepanjang hidupnya. Bagaimanapun, nikmat yang diberikan Allah kepada seseorang sangatlah besar sehingga tak seorang pun yang dapat menghitungnya. Allah menceritakan kenyataan ini dalam sebuah ayat sebagai berikut :

"Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Q.S. An-Nahl: 18).

Meskipun kenyataannya demikian, kebanyakan manusia tidak mampu mensyukuri kenikmatan yang telah mereka terima. Adapun penyebabnya diceritakan dalam al-Qur'an: Setan, yang berjanji akan menyesatkan manusia dari jalan Allah, berkata bahwa tujuan utamanya adalah untuk menjadikan manusia tidak bersyukur kepada Allah. Pernyataan setan yang mendurhakai Allah ini menegaskan pentingnya bersyukur kepada Allah:

"Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur. Allah berfirman, 'Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahanam dengan kamu semuanya'." (Q.S. Al-A'raf: 17-8).

11 Asas Kepemimpinan

1. Taqwa
Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan taat kepada-Nya.

2. Ing Ngarsa Sung Tulada
Memberi suri tauladan di hadapan anak buah.

3. Ing Madya Mangun Karsa
Ikut bergiat serta menggugah semangat di tengah-tengah anak buah.

4. Tut Wuri Handayani
Mempengaruhi dan memberi dorongan dari belakang kepada anak buah.

5. Waspada Purba Wisesa
Selalu waspada mengawasi, serta sanggup dan memberi koreksi kepada anak buah.

6. Ambeg Parama Arta
Dapat memilih dengan tepat mana yang harus didahulukan.

7. Prasaja
Tingkah laku yang sederhana dan tidak berlebih-lebihan.